Alkimia Coaching: Mengubah “Ketidaktahuan” Menjadi Kekuatan dengan Seni “Tidak Tahu”

Menghadapi ketidakpastian adalah bagian hidup. Dalam coaching profesional berstandar International Coaching Federation (ICF), ada perbedaan esensial antara “unknown” (ketidaktahuan klien/situasi) dan sikap “not knowing” (tidak tahu yang disengaja dari coach).

Memahami sinergi keduanya adalah kunci membuka potensi terdalam, saat coach mempraktikkan seni “tidak tahu” untuk menerangi jalan klien.

Keajaiban coaching bukan pada coach yang serba tahu, melainkan pada kemampuannya memfasilitasi klien menjelajahi wilayah tak terpetakan.

Di sinilah “unknown” klien bertemu sikap “not knowing” coach, fondasi praktik coaching transformasional.

Babak Pertama: “Not Knowing” – Kekuatan Sadar Sang Coach Profesional

Sikap “not knowing” coach bukanlah ketidaktahuan harfiah, melainkan pendekatan sadar dan disiplin mental. Ini berarti:

     

      • Pikiran Pemula (Beginner’s Mind): Coach hadir dengan rasa ingin tahu murni, melepaskan asumsi pribadi. Setiap klien dan situasi dilihat sebagai unik.

      • Klien adalah Ahli: Coach percaya penuh bahwa klien memiliki jawaban dan sumber daya internal. Fokusnya adalah memberdayakan klien menemukan solusi otentik mereka, bukan memberi nasihat.

      • Menciptakan Ruang Aman & Percaya: Dengan tidak menghakimi atau mengarahkan, coach membangun lingkungan di mana klien berani jujur, rentan, dan eksploratif.

    Sikap “not knowing” memungkinkan coach mengajukan Pertanyaan Memberdayakan (Powerful Questions) dan mendengarkan secara aktif, yang membangkitkan kesadaran klien.

    Ini adalah inti dari pola pikir coaching ICF yang berpusat pada klien dan proses penemuan diri mereka. Coach tidak “mengisi” klien dengan pengetahuan, melainkan memfasilitasi klien untuk “menemukan” pengetahuan dalam dirinya.

    Babak Kedua: Menjelajahi “Unknown” – Perjalanan Penemuan Klien

    Setiap klien membawa area “unknown”—aspek yang belum jelas atau tereksplorasi mengenai tantangan, tujuan, atau potensi diri mereka. Ini bisa berupa ketidakpastian karier, akar masalah yang tersembunyi, atau solusi yang belum terpikirkan.
    “Unknown” ini bukan penghalang, melainkan titik awal pertumbuhan. Agenda coaching seringkali berfokus pada keinginan klien untuk mendapat kejelasan terkait “unknown” ini.

    Coach membantu klien memetakan wilayah ini, mengubahnya dari sumber kebingungan menjadi ladang penemuan. Proses ini bertujuan membangkitkan kesadaran dan memfasilitasi pertumbuhan klien, memberdayakan mereka membuat keputusan sadar.

    Babak Ketiga: Tarian Alkimia – Sinergi “Not Knowing” dan “Unknown”

    Di sinilah keajaiban terjadi. Sikap “not knowing” coach adalah kunci yang membuka gerbang bagi klien untuk menjelajahi “unknown” mereka.

    Seperti pemandu yang percaya pada kemampuan penjelajah, coach hadir dengan keterampilan fasilitasi, bukan peta jadi.

    Ketika coach mempraktikkan “not knowing”:

       

        • Ruang Eksplorasi Meluas: Klien bebas menjelajah tanpa dibatasi kerangka berpikir coach.

        • Kepemilikan Solusi oleh Klien: Solusi yang lahir dari diri klien lebih kuat dan berkelanjutan.

        • Pembelajaran Mendalam Terjadi: Klien tak hanya mendapat solusi, tapi juga mengembangkan kesadaran diri dan kemampuan memecahkan masalah.

        • Kemitraan Sejati Terbangun: Coach menjadi rekan berpikir yang setara dan suportif.
          Sikap “not knowing” coach menciptakan vakum produktif, menarik keluar kearifan klien untuk menerangi “unknown” mereka. Coach menyediakan lentera, klien yang menemukan jalannya.

      Epilog: Merangkul Ketidakpastian, Membuka Potensi

      Perbedaan antara sikap “not knowing” coach dan “unknown” klien adalah inti coaching transformasional. Ini pengingat bahwa jawaban terbaik lahir dari penjelajahan diri.

      Bagi coach, “not knowing” adalah seni pelayanan. Bagi klien, memahami ini membantu lebih percaya pada proses dan diri sendiri. Hadapi “unknown” dengan keyakinan; di baliknya tersimpan potensi luar biasa.

      Dengan partner berpikir yang tepat, ketidakpastian menjadi pencerahan. Inilah alkimia coaching yang sesungguhnya.

      Picture of Basyrah Basir, PCC - Coach BasBas
      Basyrah Basir, PCC - Coach BasBas

      Basyrah Basir, PCC atau biasa di panggil Coach BasBas adalah Founder dan CEO Coaching Untuk Negeri. Saat ini adalah pemegang akreditasi kredensial Coach Global Professional Certified Coach dari International Coaching Federation (ICF). Beliau sudah berpengalaman di dunia pemberdayaan SDM selama 29 tahun.

      2 komentar untuk “Alkimia Coaching: Mengubah “Ketidaktahuan” Menjadi Kekuatan dengan Seni “Tidak Tahu””

        1. Coach BasBas (Basyrah Basir, PCC)

          Terima kasih Pak Iwan yang telah membaca dan berkomentar pada artikel ini, semoga bermanfaat

      Tinggalkan Komentar

      Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *